Workshop Pasar Modal Syariah (WPMS) Bagi Mahasiswa Dan UMKM Di Banjarmasin Untuk Meningkatkan Minat UMKM Berinvestasi Di Saham Syariah

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat  (PKM) Fakultas Ekonomi Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin kembali melakukan kegiatan yaitu  berupa Workshop Pasar Modal Syariah bagi mahasiswa dan UMKM di Banjarmasin, kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu 22 Agustus 2018 bertempat di Rumah Makan Ayam Kudus yang diikuti oleh 25 peserta dari mahasiswa dan UMKM. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi Uniska Bapak Syahrani, SE, MM dan juga dipantau langsung oleh Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat  Uniska yaitu Dr. Nurul Listiyani, SH, MH.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah kegiatan rutin yang didanai dari APBU Uniska untuk tahun anggaran 2018 dilakukan oleh Dosen dalam memenuhi kewajiban Tridarma perguruan tinggi berupa pengabdian guna mentransfer ilmu pengetahuan dan informasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan minat mahasiswa dan UMKM untuk berinvestasi di pasar modal secara aman dan legal  sehingga terhindar dari investasi illegal atau investasi bodong yang telah banyak merugikan masyarakat.

Tema kegiatan kali ini adalah bertujuan untuk mengenalkan saham syariah kepada peserta, membimbing peserta bagaimana cara mudah menjadi investor dan tata cara bertransaksi di saham syariah  serta bagaimana menganalisa perusahaan yang berkode saham syariah dengan memperhatikan fundamental perusahaan dengan menganalisa laporan keuangan perusahaan sehingga saham yang dibeli merupakan saham yang baik dilihat dari rasio-rasio kinerja keuangan perusahaan yang menerbitkan saham syariah.

  

Adapun mengapa saham syariah yang diangkat sebagai tema workshop kali ini salah satunya adalah karena Uniska sebagai perguruan tinggi yang bercirikan islam berkewajiban pula untuk mengembangkan ekonomi syariah dimana didalamnya terdapat saham syariah. Saham syariah juga mempunyai beberapa kebaikan diantaranya yaitu:

  1. Investasi terbatas pada sektor tertentu  (sesuai dengan  syariah)
  2. Didasarkan pada prinsip syari’ah (Berdasarkan fatwa DSN-MUI)
  3. Melarang berbagai bentuk riba, spekulasi dan judi.
  4. Adanya syari’ah guidline yang mengatur berbagai aspek seperti alokasi aset, praktek investasi, perdagangan dan distribusi pendapatan.
  5. Terdapat mekanisme screening perusahaan yang harus mengikuti prinsip syari’ah.
  6. Fundamental terjaga karena rasio hutang tidak boleh lebih dari 45%.

Kegiatan ini mendapat respon dan tanggapan yang positif dari peserta, dimana dari 25 peserta yang hadir terdapat 22 peserta yang menyatakan diri berminat berinvestasi disaham syariah dan bersedia mendaftarkan diri untuk menjadi investor saham syariah.

 

Share! ke media sosial anda...!